Selasa, 03 Juli 2012

Tujuan Pengolahan Limbah bengkel



Masalah pencemaran lingkungan merupakan masalah serius bagi manusia dan lingkungan. Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa tidak semua limbah yang dihasilkan diolah dan tidak semua limbah yang diolah telah memenuhi standar baku mutu lingkungan. Contohnya saja minyak pelumas bekas pada bengkel motor dan mobil masih kurang dalam penanganannya. Untuk itu diperlukan pengolahan atau pengelolaan yang baik pada buangan sebelum dibuang. Secara umum tujuan utama dari setiap pengolahan air limbah adalah sebagai berikut :
1. Mencegah serta mengurangi timbulnya pencemaran lingkungan.
2. Mengubah dan mengkonversikan bahan-bahan yang terkandung di dalam limbah bengkel menjadi bahan-bahan yang tidak berbahaya atau bahan berguna baik bagi manusia, hewan, ataupun organisme yang lain melalui proses tertentu.
3. Memusnahkan senyawa-senyawa beracun yang terdapat pada limbah bengkel.

Minyak pelumas merupakan salah satu sumber polutan yang dapat mengkontaminasi air tanah, dan akan merusak kandungan air tanah, bahkan dapat membunuh mikro-organisme di dalam tanah serta minyak pelumas dapat menghambat proses oksidasi biologi dari sistem lingkungan.
Dengan cara pemakaian reaktor pemisah minyak diharapkan limbah yang sudah tidak dipakai lagi dapat diolah dengan baik.
Tabel 2.1 Batas Maksimum Baku Mutu Industri Perbengkelan. NO
Parameter
Konsentrasi
( mg /l )
1.
2.
3.
4.
pH
TSS
COD
Minyak
6,0 – 9,0
200
100
10

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar